Ernest Prakasa. Siapa
yang tidak kenal dengan Beliau?? Jawabannya ada. Di ujung langit. Siapa yang
gak tau Ernest Prakasa?? Hampir semua orang di Indonesia tau. Iya, dia
dimusuhin FPI (maaf, ngelantur. Tapi, kenyataanya emang bener). Ernest Prakasa
yang kita kenal sebagai Comic
(Stand-up Comedian), Aktor, Penulis, dan maupun Sutradara. Kini sedang membuat
Film ketiganya. Filmnya yang ketiga berjudul “Susah Sinyal” yang akan tayang
tanggal.. tanggal berapa hayo??? Pengin tau tanggalnya, yah?? Makanya, follow Instagram gue, dong. Dan di Filmnya yang
ketiga, yang skenarionya ditulis olehnya dan juga dibantu Istrinya juga yang
bernama Meira. Yang disutradarai sendiri, dan dimainkan perannya sendiri juga. Kita
bisa menyimpulkan, ya. Kalau Ernest ini egois. Semuanya dilakukan sama dirinya
sendiri. Dasar insting!
Belakangan ini
gue lagi kilas balik sama game di Playstation (PS1). Soalnya gue lagi kangen
banget sama game-game yang pernah gue mainin waktu gue masih kelas 1 SD. Soalnya,
dari gue TK, gue ini suka menyendiri dan menghabiskan waktu gue dengan bermain
game. Seperti game Naruto (dulu game naruto di PS1 itu keren banget menurut
gue. Sampai bikin gue kesel kalau kalah). Terus Pepsiman, game itu selalu gue
mainin pas bulan puasa. Soalnya enak aja habis sahur, di kamar main pepsiman. Apalagi
kalau ngajak temen-temen. Tarohan deh. Hahahaha. Buat kalian, yang kilas balik
kayak gue buat mainin game PS1. Kalau mau mainin di PC atau Laptop, kalian bisa
klik disini. Atau kalau kalian pengin mainin di Handphone kalian. bisa cari aja
di kolom search di Appstore atau
Playstore kalian emulator PS1. Dan gue akan rekomendasi, game-game PS1 yang
menurut gue enak bikin kangen buat dimainin lagi.
Gue
udah bosen nonton tv. Gue bosen karena acara di televisi sekarang tuh gak ada
yang seru. Kebanyakan di dramatisir. Semisal ajang pencarian bakat. Kayak..
Dangdut Academy. Kalian pernah gak, sih, liat acara itu?? Pasti habis nyanyi, langsung
ditanyain kisah sedih si penyanyi tersebut. Contoh,
Hanya Sebuah Opini
Menurut
gue, jadi orang baik di Indonesia itu susah. Ada aja halangannya untuk menjadi
orang baik di negeri sendiri. Seperti contoh kasus di tragedi 1998. Ada 4
Mahasiswa ditembak oleh aparat, karena mereka ingin menurunkan Soeharto sebagai
Presiden. Di karena kan Beliau mengacaukan ekonomi Indonesia pada tahun itu.
Karena Soeharto kesal, 4 Mahasiswa ini dihapuskan oleh suruhan Soeharto. Dan
bukan hanya itu kasusnya. Contoh kasus menjadi orang baik di Indonesia itu
susah adalah Mantan Gubernur Jakarta tahun ini. Menurut Gue kinerja MGB ini
baik. Malah lebih baik daripada kinerja Gubernur sebelum-sebelumnya. Dia jujur,
tegas, ulet. Tapi, nyatanya?? Beliau difitnah atas menistakan Agama. Disebut
Kafir lah. Dan gara-gara itu, Agama yang bukan Islam, ditunjuk sebagai Kafir.
Selain itu juga, ada kasus anak SD ditindas oleh teman-temannya yang mayoritas.
Dan menyebabkan si anak trauma untuk pergi ke sekolah. Pertanyaan Gue adalah,
apakah ada orang yang lahir di dunia ini, ingin menjadi minoritas ataupun
mayoritas??? Apakah ada orang yang terlahir di dunia ini, meminta lahir sebagai
Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, dan maupun menjadi Atheis?? itu adalah opini Gue. Ingat OPINI. Jangan jadi orang sumbu pendek.
gue bingung deh sama orang-orang di Indonesia ini. kenapa yah, setiap ada orang ulang tahun, selalu dimintain traktiran?? bukan kah orang yang ulang tahun seharusnya diberikan kado atau juga ditraktir?? agar orang yang berulang tahun senang, atas umurnya yang berkurang untuk hidup di dunia ini. Bukan dimintain traktiran ataupun dilemparin telor, terigu, sagu, ragi, mixer, dong. coba deh bayangin, kalau kalian punya temen yang ulang tahun dan kalian gak tau kalau dia lagi krisis ekonomi. Dan kalian malah minta traktiran sama dia. Pasti hatinya sangat terpukul oleh kalian. mungkin aja, dia akan mencoba bunuh diri karena punya temen yang gak tau diri dan gak pengertian.

