Riwandi. Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
  • About
Behance facebook Instagram

Riwandi

Bingunglah diriku. Apa yang harus aku lakukan, apa yang harus aku lakukan dengan kedua tangan ini, pikiran ini, dan hati ini.

Semu rasanya. Terlelap gemerlapnya kehampaan. Sungguh, ku bingung dengan keadaan ini. Rasanya, tangan ini sudah tidak bernyawa lagi. Sulit untuk aku gerakan. Sama halnya dengan pikiran ini. Yang sekarang rusak oleh masa lalu yang tak jemu untuk berhenti. Bahkan hati ini.

Hati yang sudah terkikis oleh perih air mata. Ketika aku melihat engkau duduk bersebelahan dengan orang lain. Apakah yang harus aku lakukan dengan kebingungan ini. Kebingungan yang tiada henti-hentinya. Yang membuat pikiran ini semu. Haruskah aku re-boot? Atau, haruskah aku menghilangkan semua pikiran tengtangmu ini?

Sebenarnya...

Sulit, namun jika terlalu lama di simpan juga, tidak baik. Hanya membuat diriku kecewa. Seperti membeli barang se-harga 700 ribu, tapi duit yang ku punya hanya 698 ribu. 

Hmmm... Bingung rasanya.

Apa yang kali ini harus aku lakukan lagi? Menanyakan kabar? Ah, tidak perlu. Aku tahu kamu sehat dan juga sibuk dengan aktifitasmu. Rasanya, aku ingin bertemu denganmu. Tapi sayang, aku takut membuat bekas luka ini. Akan tertimpa oleh luka yang baru. Sebaiknya aku lebih baik diam. Diam seperti ini.

Karena apa, karena aku senang melihatmu bahagia. Jika kamu bahagia, aku pun sama. Sesederhana itu.



Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Diibaratkan anime dragon ball, kita bagaikan 7 bola naga. Kita akan terang ketika bersama, mulai meredup ketika seseorang mengabulkan permohonannya. setelah itu, 7 bola dragon ball tersebut pun berpencar ke sepenjuru arah. Entah terbang ke utara, barat, timur, maupun selatan.

Kitapun begitu. Ber-empat kita kumpul bersama. Terang, cerah, dan bahagia. Kita tidak peduli orang lain memandangi kita gila. Kita tidak peduli sang pemilik cafe marah, akibat kita yang terlalui ramai. Kita selalu bersama. Tapi, kita selalu jauh. Mungkin ruang hampa yang menyebabkan kita jauh. 

Empat.

Itulah kita. Berbagai macam karakter yang kita punyai, membuat kita menjadi beda. Kadang, akibat kebedaan kita. kita malah jadi bertengkar. padahal, masalah itu kecil. Entah, perbedaan ini adalah sebuah masalah dalam kita ber-empat atau malah jadi ciri khas kita.

Empat.

Kita mempunyai angan dan cita yang berbeda. walaupun hanya satu yang tak sama, tapi kita selalu bersama.

Empat.

Ketika masalah datang padaku, kalian selalu mau menjadi pendengar yang baik. Meski masalah ku adalah masalah yang fana. Begitupun kalian, ketika mendapati sebuah masalah, giliranku menjadi pendenger setia kalian. Mendengar berbagai macam masalah. Kadang diriku memberi solusi yang tak masuk akal. Maaf. Aku memang bodoh sekali. hehehehe...

Bentar. Tunggu sebentar. Air bendungan ini ingin keluar. Sepertinya kapasitas penyimpanan air ini akan jebol oleh rindu kita yang tak jarang bertemu.

Lucu. lucu saja. padahal kita selalu bertemu. hampir tiap minggu kita bertemu.

Duh... di mana tisu ini? aku tak tahan ingin menopang air ini. Dengan selembar tisu.

Jujur saja, aku bisa mendapati keramain hati ketika berjumpa dengan kalian. Walaupun aku selalu merasa kesepian di sepanjang detik jam yang berdetak. Aku tak tahu jika aku masuk pesantren. Atau masuk sekolah yang berbeda, Mungkin, kita tidak akan menjadi empat. Bahkan tiga. atau tidak sama sekali.

Terima kasih Tuhan. Terima kasih telah mendatangi sebuah tamu abadi di hati ku di kala sepi. Sepi. Yang selalu sepi.

Empat.

Semoga saja bola dragon ball itu di pertemukan kembali oleh sedetik waktu. Agar kita, menjadi terang kembali.

Salam ku, yang merindukan suasa gaduh di cafe.






Riwandi, 6 September 2015
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
'Assalamu'alaikum...'

sapa, ku. tepat di depan rumahnya yang tidak terlalu besar, namun sederhana. seperti sesederhananya dia dalam hal berpakaian. Dan juga senyumannya yang bisa menggoyahkan. Tapi sayang, tak pantas untuk ku tatap. lebih baik diriku menundukan pandangan ke bawah tanah. agar keserdahanaannya tetap terjaga.

tak lama, dia pun keluar. menggunakan penutup kepala sesuai apa yang diajarkan oleh Tuhan. Sang pencipta alam dan keseluruhannya. dan terutama kamu. Bidadari yang di ciptakan oleh Tuhan dengan senyumannya yang membuat hati tentram. Seperti di dalam surau yang diiringi suara orang mengaji. Bikin tenang di hati.
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Dengan seiringnya zaman ke zaman. Tahun ke tahun, dan mantan ke temen. Teknologi semakin maju dan berkembang dengan pesat. Contohnya; di zaman dulu, ketika kita ingin menelpon seseorang. Entah teman, sanak saudara yang jauh di mato atau mantan yang telah di ambil teman. Kita menggunakan telepon umum, atau Wartel untuk menghubungi mereka semua. Begitupun juga dengan media sosial.

Dan dengan seiringnya zaman juga. Media sosial pun terus berkembang pesat. Contohnya, ketika gue masih SMP kelas 8 tahun 2009. Gue waktu itu menggunakan Friendster. Dan beberapa bulan kemudian, gue pun beralih menggunakan Facebook untuk bersosial dengan teman yang jauh. Walaupun waktu itu temen gue cuman 3 orang doang. Itu pun temen les semua.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Cinta, seperti halnya memancing. Butuh waktu untuk mendapatkannya. Bahkan, harus butuh peralatan yang banyak agar cinta itu terkait oleh kail kita.

Dan, barang-barang yang harus dibutuhkan buat memancing cinta yaitu;

  • sun block. Agar tidak terbakar api hatinya gara-gara banyak saingan yang mendekati orang yang kalian cinta (citata).
  • Cacing. Untuk mengumpan orang yang kalian cinta. Seperti menarik hatinya dengan wajah kalian yang cakep dan rupawan. Biar cepet, pakelah uang atau batu akik maling kundang.
  • Pancingan. Atau lebih tepatnya kemantapan hati kalian. Penompang segala niat kalian untuk mendapatkan cintanya agar terkait ke hati kalian.

Setelah kalian memancing dan mendapatkan cintamu. Pasti kalian bangga dan juga memamerkan kepada teman-teman. Sungguh..... Itu hal yang norak banget!!

Lalu, kalian mengganti status facebookmu menjadi menikah with "icha si gadis batu akik salembur" padahal, kamu baru aja lulus dari SMP.

Kemudian, mengganti DP kamu di BBM. Bio di twitter. PM di BBM. Kemudian foto berdua di Instagram (kalau putus, susah cropnya).

Tapi, kalian tau, nggak?? Kalau pacar kalian. Sebenernya gak sayang sama kamu alias TERPAKSA.
Mau tau ciri-cirinya?? Chek this in below;


Pertama, kamu jelek. Kenapa pacar kamu mau-an?? Karena stock cowok ganteng udah pada habis.  Jadi, dia terpaksa buat milih kamu. Walau eneg liat muka kamu kayak comberan yang ada ikan di dalem comberannya. Sebenernya, di balik hatinya itu. Dia gak sayang sama kamu.

Kedua. Kembali ke point yang pertama. Kok?? Karena point pertama adalah point kunci utama bahwa pacar kamu itu gak sayang-sayang banget sama kamu.

Yowish! Mendingan kamu pake foto warna pelangi aja. Siapa tau jodoh kamu banyak.

Thanks yang udah membaca tips ini. Semoga membantu.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me

You can call me wandi.

My Page Views

Follow Me On

  • Behance
  • Facebook
  • Instagram

My Visitors

Blog Archive

  • ▼  2018 (8)
    • ▼  April 2018 (2)
      • Review : Menu Baru Mcdonald Indonesia ; Nasi Dagin...
      • Review : Nasi Uduk Mcdonald Indonesia, Apakah Rasa...
    • ►  Maret 2018 (1)
    • ►  Februari 2018 (1)
    • ►  Januari 2018 (4)
  • ►  2017 (41)
    • ►  Desember 2017 (5)
    • ►  November 2017 (5)
    • ►  Oktober 2017 (4)
    • ►  September 2017 (2)
    • ►  Agustus 2017 (4)
    • ►  Juli 2017 (3)
    • ►  Juni 2017 (3)
    • ►  Mei 2017 (4)
    • ►  April 2017 (3)
    • ►  Maret 2017 (3)
    • ►  Februari 2017 (1)
    • ►  Januari 2017 (4)
  • ►  2016 (13)
    • ►  Desember 2016 (3)
    • ►  November 2016 (1)
    • ►  Oktober 2016 (2)
    • ►  Juni 2016 (3)
    • ►  April 2016 (1)
    • ►  Maret 2016 (1)
    • ►  Februari 2016 (2)
  • ►  2015 (30)
    • ►  November 2015 (8)
    • ►  Oktober 2015 (3)
    • ►  September 2015 (2)
    • ►  Agustus 2015 (2)
    • ►  Juli 2015 (8)
    • ►  Februari 2015 (1)
    • ►  Januari 2015 (6)
  • ►  2014 (61)
    • ►  Desember 2014 (3)
    • ►  November 2014 (6)
    • ►  September 2014 (17)
    • ►  Agustus 2014 (6)
    • ►  Juli 2014 (3)
    • ►  Juni 2014 (11)
    • ►  Mei 2014 (3)
    • ►  April 2014 (3)
    • ►  Februari 2014 (3)
    • ►  Januari 2014 (6)
  • ►  2013 (11)
    • ►  Desember 2013 (1)
    • ►  Oktober 2013 (2)
    • ►  September 2013 (2)
    • ►  Agustus 2013 (3)
    • ►  Juni 2013 (1)
    • ►  April 2013 (1)
    • ►  Januari 2013 (1)

Komunitas Warung Blogger

Created with by ThemeXpose | Copyright © Riwandi 2020