Riwandi. Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
  • About
Behance facebook Instagram

Riwandi

Prolog

            “Tunggu! Jangan tinggalkan aku!” ucapnya kepadaku dari kejauhan.
            “Ayo cepat, nanti kita terlambat!” sembari berlari aku mengajak dia lari lebih cepat.
            “Iya!” jawabnya.

            Lalu kami sampai di tempat dimana kami biasa menyaksikan matahari terbit, setiap hari. Iya, kami tidak pernah melewatkan saat dimana langit berwarna jingga, dan awan menjadi kuning keemasan, sangat indah. Sinarnya yang begitu terang, menembus dinginnya pagi. Sebuah kehangatan sejati yang menghangatkan ladang bunga di belakang rumah nenek.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Share
Tweet
Pin
Share
8 komentar

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
kayaknya, bekerja sebagai seorang blogger itu enak banget. Kerjaanya cuman nulis, nulis, dan nulis. Padahal kenyataanya enggak sesuai apa yang kalian lihat. Memang bekerja sebagai blogger itu enak. Jika kalian ketahui, menulis sebuah artikel butuh perjuangan yang sangat amat panjang. Seperti halnya move on dari mantan. Walaupun mulut berkata gue harus Move on, tetapi hati berkata lain, 'Kamu kapan balik lagi sama aku?!' *oke itu tadi hanya curhat colongan.

Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Beberapa minggu yang lalu, gue menonton video Keenan Pearce tentang anak muda zaman sekarang di Jakarta. Di video tersebut, Ia membicarakan tentang anak muda zaman sekarang yang kerjaanya cuman Galau, Sitting, Talking, and Do It Nothing.

jika kalian ingin menonton videonya, kalian bisa liat di bawah ini:

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Beberapa minggu yang lalu, gue menemukan video yang di share oleh 9gag. Sebuah video yang gak bisa gue berhenti mangap sampai iler menetes ke lantai. Video yang bikin gue ketawa sampai sakit perut. That is One Punch-Man.

One Punch-Man adalah anime yang sedang booming pada tahun ini. Dengan karakternya yang botak, memakai baju berwarna kuning, berjubah putih dan bersarung tangan warna merah ini. Cukup membuat hari gue selalu tertawa. I'm happy without girlfriend.

Selain jalan ceritanya menarik. Karakternya juga sangat unik. Baru kali ini gue lihat super hero dengan tampangnya yang depresi seperti di bawah ini:

Karakter Utama ini bernama Saitama. Awalnya dia ini gak botak. Karena cita-citanya ingin menjadi seorang pahlawan, akhirnya dia latihan push up 300x, sit up 300x, squat jam 300x dan lari 1KM selama 3 tahun yang Ia lakukan tiap hari. Kalau gue yang latihan, mungkin gue akan mencret dan muntah darah. Jangankan push up 300. Dua kali aja lemes.

Oke, mungkin itu aja yang bisa gue share. Jika kalian ingin menonton animenya yang sekarang sudah memasuki episode ke tujuh. Kalian bisa cari di mbah Google.

Semoga kalian terhibur dengan tikah konyol yang di lakukan oleh Saitama Sensei ini.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Sungguh menyesal tiada tara. Benar adanya, bahwa penyesalan datangnya di akhir. Setelah melakukan hal yang membuat gue menyesal selama hidup gue ini. Gue gak akan lagi mengulanginya. Walau khilaf sedikit. Jujur, berawal dari sebuah keisengan akan berakhir menjadi sebuah penyesalan. Sungguh sangat menyesal.

Berawal ingin berobat ke klinik, lalu ke rumah temen sebentar dan jemput adik les. Berakhir menjadi titik di mana penyesalan ini di mulai.

Jujur, sejujur-jujurnya. Tadinya gue berniat berobat dan di akhiri jemput adik. Gara-gara ide aneh lewat begitu saja. Akhirnya gue dengan teman gue membuat Challange. Yah, challange yang membuat gue menyesal se-umur hidup gue.
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Belakangan ini di Tangerang lagi heboh-hebohnya dengan penampakan alam yang sangat keren. penampakan alam ini berada di Desa Cigaru, Kecamatan Cisoka, Tangerang. Fenomena alam yang belum lama di temukan ini jadi objek wisata bagi anak muda yang gak punya duit. Walaupun masuk ke sana murah. Di jamin, pemandangan di sana gak bikin kamu rugi. Apa yang kalian bisa lihat di danau Cigaru ini?

Pertama-tama, warna airnya berwarna hijau dan viewnya juka keren. bagus buat di jadikan feed di Instagram kalian. dan di bawah ini adalah penampakan gue dan beberapa teman gue yang berkunjung ke Danau di Desa Cigaru:

Penampakan Waduk di Desa Cigaru, Tangerang


Ini Bukan air editan.

Yang kedua, banyak orang jualan. Seperti anak kecil jualan kopi, jualan tongsis, dan juga jual pemain sepak bola Rusia.

By the way, perjalanan menuju Desa Cigaru lumayan cukup memakan waktu lama. Dari rumah gue, di Citra Raya, Tangerang. Menghabiskan waktu perjalanan selama kurang lebih satu jam-an dan sempet nyasar ke mana-mana.Walaupun lelah di perjalanan dan sampai membuat pantat ngilu dan keram. Semuanya terbayar dengan ke-indahan alam ini.

Tadinya gak cuman foto-foto aja di sana. Awalnya kepikiran pengin berenang, tapi takut di gebukin warga di sana. akhirnya gue gak jadi.

Pesan dari gue adalah, jika kalian ingin pergi ke sana. Sebaiknya menggunakan sepeda motor. Soalnya jalanannya terlihat lumayan x-treme. Tapi kalau rumah kalian jauh, bisa saja menggunakan mobil. tapi, mengendarainya pelan-pelan aja. soalnya banyak anak kecil lewat.

Dan satu lagi, bawalah kamera sebagus mungkin. atau barang kali ada yang ingin foto pre-weddingnya di sini.

mungkin itu saja yang bisa gue kasih tau tempat terkeren di Tangerang. Daripada kalian di rumah terus atau pergi ke mall cuman ngabisin duit beli gak penting. Mending ke sini aja. Mumpung masih murah, cuy.
Share
Tweet
Pin
Share
4 komentar
Ku melihat seseorang di tepi taman..
Dia diam terbelenggu, entah sedang apa...
Aku pun menghampirinya, tapi dia tetap diam. Tanpa lirih. Tanpa suara.
Ku lihat raut wajahnya lemas..
Seperti tidak bernafsu untuk hidup..

Ku coba bertanya, 'Nona sedang apa kau di sini?'
Lalu dia menjawab, 'Ku sedang menunggu seseorang yang sudah berjanji... Tapi tak datang juga.'
Sudah sewindu diriku termenung di sini. Di temani oleh senyap yang mengitariku.

Oh, Nona, kasihan dirimu..
Menunggu yang tak pasti, seperti tidak ada kerjaan lain.
Oh, Nona, kasihan dirimu..
Mekar senyumu jadi layu....

Boleh kah ku temani, hingga dia datang?
Tapi, apakah kau mau, wahai Nona yang sedang menunggu kepastian??


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Selamat pagi (anggap saja ini pagi).

Jika boleh berkenenan, saya akan memperkenalkan diri saya.

Nama saya adalah Prof. DR. H. Riwandi, S.De, S.MP, S.Tm, MTi, MTs, MCK

Hari ini saya akan melaporkan penilitian saya yang berjudul, "Apakah Kata ANJING Itu Kasar?"

Banyak segelintir orang yang sering mengatakan 'ANJING' ketika mereka sedang kesal. Contohnya seperti cerita di bawah ini,

Seorang Bapak ingin meminum teh. Lalu menyuruh anaknya untuk membuatkan tehnya tersebut. Setelah itu, teh pun dibuatkan oleh anaknya. Sebut saja dia Nining. Kemudian Nining pun datang membawa secangkir teh hangat yang telah Ia buat dan meletakannya di meja. Dan setelah itu, sang bapak meminum Teh tersebut lalu berkata,

"ANJING...!!!"
"Kenapa pak? Gak manis yah tehnya??" Kata Nining menunduk. Sambil memegang tatakan minum.
"Bukan masalah manis ini!! Ini kenapa tehnya kayak gini??!!" Kata sang Bapak sambil memberi cangkir itu ke Nining.
"ASTAGHFIRULLAH!! Maaf, pak. Nining malah seduh kopi." Lalu Nining kembali ke dapur dan membuatkan teh yang benar-benar teh.

Jadi seperti itulah contohnya. Menurut saya, itu bukanlah kasar. Melainkan tidak sopan saja. Menurut saya, penggunaan kata 'ANJING' ini akan terlihat kasar jika di taruh di awal kalimat. Jadi rumusnya seperti ini,

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Semakin naik Semester, semakin males gue untuk masuk kuliah. Entah kenapa, efek kenaikan semester ini membuat gue jadi Mahasiswa yang pemalas. Mulai dari malas buat mandi (apa lagi kalau matakuliah pagi-pagi banget, bikin mager), males berangkat kuliah, males masuk kelas (ujung-ujungnya ke perpustakaan, nyolongin wi-fi gratisan), dan males ngerjain tugas.

Entah ada apa dengan diri gue ini, yang tadinya mahasiswa rajin, malah jadi males gini. Atau mungkin ini adalah efek terlalu lama sendiri? mungkin. Dari efek yang timbul dari kemalasan ini. IPK gue jadi drop abis. IPK Semester dua gue dapet 2,99 yang tadinya 3,27. Yah, gue turun drastis.

Gara-gara itu, TOEFL gue gagal (yah, gue gak dapet contekan). Nilai matakuliah English 2 gue C.
Dan absensi gue berantakan kayak kamar laki-laki. Pecah banget! Bener kata mahasiswa-mahasiswa terdahulu. Semakin tinggi semester, semakin males lah kita. Dan salah satu contohnya adalah gue sendiri. Atau mungkin masih banyak mahasiswa yang malasnya ngalahin gue.

Awalnya gue meniatkan di Semester 3 ini, gue akan rajin masuk, tapi ujung-ujungnya males juga. Banyak absen yang bolong-bolong di setiap matakuliah  (untungnya gue bisa ikutan UTS. Ajib). Dan gue pun mencoba mencari tahu, apa penyebabnya gue menjadi pemalas seperti saat ini. Kata temen deket gue, mungkin karena patah hati oleh wanita. Tapi enggak juga, sih.

Banyak temen kampus gue yang selalu menanyakan kenapa gue jadi males-malesan akhir ini. Dan gue cuman bisa menjaawab, Nggak tau!!

Gue bingung dengan hal ini. Apa penyebabnya, sampai saat ini, gue jadi males kuliah. Dari temen-temen semua. Adakah kalian seperti gue ini?? bisakah kalian berikan solusi kepada gue, yang sedang kalang kabut ini??
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Bingunglah diriku. Apa yang harus aku lakukan, apa yang harus aku lakukan dengan kedua tangan ini, pikiran ini, dan hati ini.

Semu rasanya. Terlelap gemerlapnya kehampaan. Sungguh, ku bingung dengan keadaan ini. Rasanya, tangan ini sudah tidak bernyawa lagi. Sulit untuk aku gerakan. Sama halnya dengan pikiran ini. Yang sekarang rusak oleh masa lalu yang tak jemu untuk berhenti. Bahkan hati ini.

Hati yang sudah terkikis oleh perih air mata. Ketika aku melihat engkau duduk bersebelahan dengan orang lain. Apakah yang harus aku lakukan dengan kebingungan ini. Kebingungan yang tiada henti-hentinya. Yang membuat pikiran ini semu. Haruskah aku re-boot? Atau, haruskah aku menghilangkan semua pikiran tengtangmu ini?

Sebenarnya...

Sulit, namun jika terlalu lama di simpan juga, tidak baik. Hanya membuat diriku kecewa. Seperti membeli barang se-harga 700 ribu, tapi duit yang ku punya hanya 698 ribu. 

Hmmm... Bingung rasanya.

Apa yang kali ini harus aku lakukan lagi? Menanyakan kabar? Ah, tidak perlu. Aku tahu kamu sehat dan juga sibuk dengan aktifitasmu. Rasanya, aku ingin bertemu denganmu. Tapi sayang, aku takut membuat bekas luka ini. Akan tertimpa oleh luka yang baru. Sebaiknya aku lebih baik diam. Diam seperti ini.

Karena apa, karena aku senang melihatmu bahagia. Jika kamu bahagia, aku pun sama. Sesederhana itu.



Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Diibaratkan anime dragon ball, kita bagaikan 7 bola naga. Kita akan terang ketika bersama, mulai meredup ketika seseorang mengabulkan permohonannya. setelah itu, 7 bola dragon ball tersebut pun berpencar ke sepenjuru arah. Entah terbang ke utara, barat, timur, maupun selatan.

Kitapun begitu. Ber-empat kita kumpul bersama. Terang, cerah, dan bahagia. Kita tidak peduli orang lain memandangi kita gila. Kita tidak peduli sang pemilik cafe marah, akibat kita yang terlalui ramai. Kita selalu bersama. Tapi, kita selalu jauh. Mungkin ruang hampa yang menyebabkan kita jauh. 

Empat.

Itulah kita. Berbagai macam karakter yang kita punyai, membuat kita menjadi beda. Kadang, akibat kebedaan kita. kita malah jadi bertengkar. padahal, masalah itu kecil. Entah, perbedaan ini adalah sebuah masalah dalam kita ber-empat atau malah jadi ciri khas kita.

Empat.

Kita mempunyai angan dan cita yang berbeda. walaupun hanya satu yang tak sama, tapi kita selalu bersama.

Empat.

Ketika masalah datang padaku, kalian selalu mau menjadi pendengar yang baik. Meski masalah ku adalah masalah yang fana. Begitupun kalian, ketika mendapati sebuah masalah, giliranku menjadi pendenger setia kalian. Mendengar berbagai macam masalah. Kadang diriku memberi solusi yang tak masuk akal. Maaf. Aku memang bodoh sekali. hehehehe...

Bentar. Tunggu sebentar. Air bendungan ini ingin keluar. Sepertinya kapasitas penyimpanan air ini akan jebol oleh rindu kita yang tak jarang bertemu.

Lucu. lucu saja. padahal kita selalu bertemu. hampir tiap minggu kita bertemu.

Duh... di mana tisu ini? aku tak tahan ingin menopang air ini. Dengan selembar tisu.

Jujur saja, aku bisa mendapati keramain hati ketika berjumpa dengan kalian. Walaupun aku selalu merasa kesepian di sepanjang detik jam yang berdetak. Aku tak tahu jika aku masuk pesantren. Atau masuk sekolah yang berbeda, Mungkin, kita tidak akan menjadi empat. Bahkan tiga. atau tidak sama sekali.

Terima kasih Tuhan. Terima kasih telah mendatangi sebuah tamu abadi di hati ku di kala sepi. Sepi. Yang selalu sepi.

Empat.

Semoga saja bola dragon ball itu di pertemukan kembali oleh sedetik waktu. Agar kita, menjadi terang kembali.

Salam ku, yang merindukan suasa gaduh di cafe.






Riwandi, 6 September 2015
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
'Assalamu'alaikum...'

sapa, ku. tepat di depan rumahnya yang tidak terlalu besar, namun sederhana. seperti sesederhananya dia dalam hal berpakaian. Dan juga senyumannya yang bisa menggoyahkan. Tapi sayang, tak pantas untuk ku tatap. lebih baik diriku menundukan pandangan ke bawah tanah. agar keserdahanaannya tetap terjaga.

tak lama, dia pun keluar. menggunakan penutup kepala sesuai apa yang diajarkan oleh Tuhan. Sang pencipta alam dan keseluruhannya. dan terutama kamu. Bidadari yang di ciptakan oleh Tuhan dengan senyumannya yang membuat hati tentram. Seperti di dalam surau yang diiringi suara orang mengaji. Bikin tenang di hati.
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Dengan seiringnya zaman ke zaman. Tahun ke tahun, dan mantan ke temen. Teknologi semakin maju dan berkembang dengan pesat. Contohnya; di zaman dulu, ketika kita ingin menelpon seseorang. Entah teman, sanak saudara yang jauh di mato atau mantan yang telah di ambil teman. Kita menggunakan telepon umum, atau Wartel untuk menghubungi mereka semua. Begitupun juga dengan media sosial.

Dan dengan seiringnya zaman juga. Media sosial pun terus berkembang pesat. Contohnya, ketika gue masih SMP kelas 8 tahun 2009. Gue waktu itu menggunakan Friendster. Dan beberapa bulan kemudian, gue pun beralih menggunakan Facebook untuk bersosial dengan teman yang jauh. Walaupun waktu itu temen gue cuman 3 orang doang. Itu pun temen les semua.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Cinta, seperti halnya memancing. Butuh waktu untuk mendapatkannya. Bahkan, harus butuh peralatan yang banyak agar cinta itu terkait oleh kail kita.

Dan, barang-barang yang harus dibutuhkan buat memancing cinta yaitu;

  • sun block. Agar tidak terbakar api hatinya gara-gara banyak saingan yang mendekati orang yang kalian cinta (citata).
  • Cacing. Untuk mengumpan orang yang kalian cinta. Seperti menarik hatinya dengan wajah kalian yang cakep dan rupawan. Biar cepet, pakelah uang atau batu akik maling kundang.
  • Pancingan. Atau lebih tepatnya kemantapan hati kalian. Penompang segala niat kalian untuk mendapatkan cintanya agar terkait ke hati kalian.

Setelah kalian memancing dan mendapatkan cintamu. Pasti kalian bangga dan juga memamerkan kepada teman-teman. Sungguh..... Itu hal yang norak banget!!

Lalu, kalian mengganti status facebookmu menjadi menikah with "icha si gadis batu akik salembur" padahal, kamu baru aja lulus dari SMP.

Kemudian, mengganti DP kamu di BBM. Bio di twitter. PM di BBM. Kemudian foto berdua di Instagram (kalau putus, susah cropnya).

Tapi, kalian tau, nggak?? Kalau pacar kalian. Sebenernya gak sayang sama kamu alias TERPAKSA.
Mau tau ciri-cirinya?? Chek this in below;


Pertama, kamu jelek. Kenapa pacar kamu mau-an?? Karena stock cowok ganteng udah pada habis.  Jadi, dia terpaksa buat milih kamu. Walau eneg liat muka kamu kayak comberan yang ada ikan di dalem comberannya. Sebenernya, di balik hatinya itu. Dia gak sayang sama kamu.

Kedua. Kembali ke point yang pertama. Kok?? Karena point pertama adalah point kunci utama bahwa pacar kamu itu gak sayang-sayang banget sama kamu.

Yowish! Mendingan kamu pake foto warna pelangi aja. Siapa tau jodoh kamu banyak.

Thanks yang udah membaca tips ini. Semoga membantu.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Beberapa jam yang lalu. Gue menemukan sebuah video di Facebook. Video ini menceritakan seseorang yang sangat kesepian. Padahal dia memiliki ratusan teman. Dia ini sangat kesepian sekali. Saking kesepiannya. Beberapa temannya tidak ada yang mengenalinya. Bagaimana hal itu bisa terjadi?? Kalian bisa lihat video di bawah ini:
Share
Tweet
Pin
Share
4 komentar
Kalau liburan semester, hidup terasa membosankan. Yang biasanya bangun tidur kuliah/sekolah. Sekarang cuman bangun setengah sadar sambil ngeliatin ke arah jarum jam yang terus bergerak tiap detiknya. Terkadang gue bingung buat ngelakuin kegiatan-kegiatan selama liburan selama 3 bulan ini. Yah, yang kuliah kalau libur gak nanggung-nanggung.

Dulu, pas masih SMK. Kalau masih sekolah penginnya cepet-cepet libur. Pas di kasih libur, ternyata liburnya cuman 2 minggu. Eh, pas gue udah kuliah. Di kasih libur 3 bulan, gue malah pengin di kurangin jadi 3 minggu. Memang, manusia gak pernah bersyukur kalau di kasih kelebihan/kekurangan oleh Tuhan. Yah, namanya juga manusia. Susah hidup bersyukur.

Banyak orang bilang kalau hidup mereka sudah bersyukur. Tetapi, menurut gue mereka masih belum di bilang hidup bersyukur. Yang tadi udah gue jelasin di atas. Mereka selalu merasa kekurangan akan hidup di dunia ini.
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Hari ini gue mau membagikan rahasia bagaimana caranya menulis kreatif. Banyak orang-orang yang bertanya-tanya 'Kok mereka bisa yah nulis buku?' 'Kok, keren banget yah tulisannya?? gimana sih cara nulis kreatif kayak gituh, yah??'

Gue pun awalnya sama seperti mereka. Bertanya-tanya kok mereka (penulis) bisa se-kreatif itu yah?? gimana, sih, caranya agar bisa membuat tulisan yang kreatif??

Dan akhirnya, setelah meniliti di desa konoha dengan Kabuto. Gue pun menemukan Rahasianya. Yuk, Chek This Out!




Share
Tweet
Pin
Share
3 komentar
Semenjak Adik gue berteman denga handphone. Masa kecilnya berubah drastis. Awalnya, adik gue yang bontot ber-umur 3 tahun ini, biasanya mainin mainannya sendiri. Kayak main mobil-mobilan, robot-robotan dan juga santet-santetan. (naudzubillahminzalik). syieett

Dan, setelah berteman dengan handphone. Adik gue hidupnya berubah. Dia gak peduli dengan teman mainnya yang nyata. Abang, emak dan bapaknya sendiri pun ia hiraukan. Semenjak berteman dengan handphone, adik gue gak mau di ganggu.

Gue toel dikit. Marah.
Gue panggil. Marah.
Gue tampar pipinya pelan. Gue yang malah di marahin ama nyokap.

Semenjak itu, hidupnya selalu bergantungan sama temen barunya. Si handphone. Awalnya adik gue biasa-biasa aja pertemenannya sama si handphone ini. Cuman di ajak nonton video Boboiboy doang yang udah di download sama main game.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Anjaayyy!!

Gak berasa gue sudah menjalani tali kasih dengan pasangan gue ini selama 5 tahun. Awalanya cukup ragu dengan pasangan gue ini. Rasanya pengin nyari pasangan yang lain. Yang lebih cakep dari dia. Lebih baik dari dia. Lebih pinter dari dia. Lebih unyu dari dia. Pokoknya mah selalu nyari yang lebih gitu lah.

Tapi masalahnya adalah, mereka belum tentu menerima gue yang mukanya biasa-biasa aja. Standaran lah kayak Ember cap SNI. Gak putih dan juga gak item. Gak baik dan juga gak jahat. Gak tajir dan juga gak kaya. (nah, lo?!! bingung, kan??). Tapi alhamdulillah, gue bisa menerima apa adanya yang ada di dalam diri dia. Gue bisa menutupi kekurangan yang ada di dia. Tapi kebalik, sih. Dia yang selalu menutupi (banyak) kekurangan gue.

Misalnya pas lagi makan bareng di Restoran Padang. Duit gue kurang, dia yang menutupi dengan membayarnya. Ketika baju gue ada yang bolong di bagian ketek. Dia menutupi kekurangan tersebut dengan membelikan baju baru. Ketika ban motor gue bocor, dia yang menutupi dengan rambutnya. Anjaay!!
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Anjaay!!

Akhir-akhir ini, setiap gue pulang dari shalat tarawih di masjid. Gue sering liat bulan. Kali ini bulannya jauh lebih beda daripada di bulan yang lain. Di bulan Ramadhan tahun ini. Bulannya jauh lebih terang dan besar loch. Tapi sayang, moment seindah itu gue abaikan. Padahal pengin gue foto tuh bulannya. pas gue foto malah keliatannya kecil banget dan gak seterang gue lihat secara langsung.

Setelah gue pertapa dengan guru mesum Almarhum Jiraya. Akhirnya gue menemukan cara yang sangat keren buat memotret bulan yang indah di bulan Ramadhan ini. Mau tau caranya?? check this out guys!!

Langkah pertama. Siapkan kamera hape. Lebih baik menggunakan hape sendiri ketimbang meminjam hape tetangga kamu. Apalagi mencuri. Dosa bego!! dosa besar!!
*Note: lebih bagus lagi pake kamera hape yang 10-20 MP dan ISO-nya 800 lah kalau ada hihiw

Selanjutnya, siapkan Teropong. Apa gunanya teropong?? teropong bisa memperjelas benda jauh menjadi lebih dekat (oke. nggak penting banget).
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Hai gaisss...

udah lama gue gak nge-blog di mari. uhhh kangen banget rasanya. kayak istrinya abang Toyib yang ditinggalin doi 3 kali puasa dan 3 kali lebaran. gue harap, istrinya bang toyib di bulan ramadhan ini bisa ketemu sama suaminya. Aamiinn...

balik ke topik. hari ini gue mau membahas perbedaan pas bulan Ramadhan vs Bulan-bulan biasa.


  • Kayak aktifitas sholat yang tadinya di bulan-bulan biasa SHALATNYA bolong-bolong macam sundel bolong. pas di Bulan Ramadhan di fullin demi kelancaran pahala.
Share
Tweet
Pin
Share
4 komentar
Valentine's Day yang artinya sendiri yaitu, Hari kasih sayang. Di mana sebagian orang-orang yang punya pacar merayakan Valentine tersebut. Dan, hari Valentine juga selalu dikaitkan dengan coklat dan bunga. Jujur aja, yah. Kenapa harus memberi coklat dan bunga kepada pacar kita? Well, coklat itu bikin GENDUT, bikin Jerawatan, bikin KANTONG KERING. Kenapa harus ngasih coklat? kenapa kalian gak bilang ke pacar kalian kayak gini,

'Sayang, aku bosen ngasih coklat melulu. Nih, Bangke Tupai.' atau yang lebih kerenan lagi, 'Sayang, maafin aku gak bisa beliin kamu coklat dengan box yang gede di toko itu. Nih, aku cuman bisa ngasih kamu Truk Coki-Coki.'

Tapi, kenapa yah hari valentine itu harus dirayakan? Emang hari kasih sayang itu cuman di tanggal 14 februari, doang, getooh?! Kenapa gak dirayain setiap hari? lalu, bagaimana mana nasib para JOMBLO di hari valentine?? kasian mereka. daripada kalian ngasih coklat ke pacar kalian, terus pacar kalian berat badannya naik 3 TON, kan, bahaya. Kamu nanti bisa diputusin. Terus kamu galau. Nyilet-nyiletin nama mantan kamu di tangan, eh malah typo. Nangisnya tambah kejer.

Bagi gue, ngerayain hari Valentine itu, gak penting. bukan gak penting maksudnya. tapi, di dalam agama islam gak boleh merayakannya. Kenapa gak boleh?? Cek aja di Google coy. Udah gede ini TITITNYA masih mau di cariin aja. :D

So, Kesimpulannya adalah, bagi umat muslim, janganlah kalian mendapatkan dosa gara-gara merayakan VALENTINE ini, yah!! INGAT COY!! DOSA!! daripada ngasihin coklat ke pacar kamu mending ngasihin coklatnya ke para jomblo. sekalian sedekah coy. HAHAHAHA

Karena yang diinginkan perempuan itu adalah, AKAD NIKAH bukannya sekotak Coklat yang mahal. gituh. ihhh... pusing pala jenglot
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Mengapa kau tampak berbeda?
Mengapa kau selalu menjauh?
Mengapa kau selalu merasa jijik ketika kau melihat ku?

Apakah karena aku serpihan masa lalu mu?
Apakah karena aku yang membuat mu sakit hati?
Mengapa demikian?

Jikalau memang begitu, kenapa tidak hapus saja aku?
Hapuslah aku dari benak mu
Hapuslah aku dari matam mu
Hapuslah aku dari hati mu

Aku tau, aku adalah butiran menyeramkan di benak mu.
Aku tau, aku adalah monster dan malapetaka di mata mu.
Dan aku tau, aku adalah manusia idiot yang telah mematahkan, membanting, dan menghancurkan hati mu.

Maka, hapuslah aku...
Hapuslah semua tentang ku...
Dan buanglah ingatan tentang kita berdua...
Agar bisa membuat kamu tenang...
Hidup bersama pasangan baru mu....
Share
Tweet
Pin
Share
3 komentar
suatu hari, ada anak SMA yang sering di bully sama temen-temennya, karena punya dagu yang terlalu lancip dan panjang kayak topeng Scream. dia selalu di ejek-ejek oleh temennya sehingga dia mulai prustasi sampe pengen motong dagunya sendiri. tapi, tiba-tiba saja ada ibu peri datang dan memberi wejangan kepada dia. 'wahai anak muda. janganlah engkau prustasi sehingga dagu mu sendiri ingin kau potong. ibu peri akan membantu mu'.

kemudian ibu peri itu pun menasihatinya kembali, 'Anak muda. aku akan memberikan kekuatan kepada dagu mu yang panjang itu, sebagai senjata andalan mu. agar kamu tidak di bully mulu dan di godain sama preman sebelah yang keteknya kayak kipas tangan.' lalu si anak perempuan muda ini yang punya dagu panjan nan lancip cuman bisa bengong kayak babi ompong.

tiba-tiba ibu peri ini mengayunkan tongkatnya ke arah dagu si cewek ini dan tiba-tiba dagunya bercahaya. mata anak perempuan itu berbinar-binar. tak disangka, ternyata dagunya sekarang mempunyai kekuatan super dan si cewek ini berubah menjadi si Dagu-Man (eh, ini kan cewek. kenapa dagu-man yah?? bodo amat deh). kekuatan supernya ini gak gak kalah sama superman ataupun supermi. si Dagu-Man ini, bisa membelah tanah dengan hentakan dagunya, bisa lari bolak-balik Jakarta ke Arab 3 tahun. bisa nahan makan kalau gak laper, dan bisa nahan tidur kalau gak ngantuk (yah, sama aja).

ke esokan harinya, si cewek ini pun pulang lewat pangkalan preman yang suka malak dan godain cewek SMA yang suka lewat sini. preman itu menghampiri si Dagu-man  dan berkata,
'neng, cakep banget sih neng. dagunya imut-imut gitu neng.' kata si preman ini sambil ngelus-ngelus dagunya. karena sensitif dibilang dagunya imut. tiba-tiba dagunya bersinar. lalu, si Dagu-man menggibaskan dagu supernya itu ke muka preman ini dan terpental jauh sampe tanah abang. si cewek ini pun senyum dan nyengir-nyengir sendiri dan berkata, 'MAMPU LO!!'

setelah kejadian itu, preman-preman yang berurusan dengan si Dagu-man menjadi takut dan tidak menggodai dan memalak dia lagi. tapi, nasib berkata lain dan pretty asmara menjadi kurus. si preman yang terlempar ke tanah abang ini memberi tahukan kepada Bos-nya. bahwa dia di serang oleh si Dagu-man ini. setelah di beri tau. lusanya, ketika si Dagu-man melewati sangkar preman-preman itu. dia merasa ada yang tidak beres. langit tiba-tiba berubah jadi gelap, perutnya keroncongan dan tiba-tiba saja dateng lah si bos preman tepat di depan si Dagu-man ini.


'Woy, dagu lancip!!' saut preman dan melanjutkan omongannya 'Kemarin, lu ngegibas anak buah gue yeh??! pake dagu lu yang sok narsis iyuuuhhh' sewot si preman yang ternyata mantan anak alay juga.

'Kenapa emang?!! sini lo, maju!!' bales si Dagu-man.
'SINI LO!!' saut preman.
'SINI LO!!' bales si Dagu-man. gak ada yang maju-maju.

Akhirnya, si Dagu-Man pun menyerang duluan dengan gibasan dagu supernya. 'CIYAAAAAT!!!' lalu, si bos preman ini langsung membuka ketek kanannya dan.... kebukalah bulu keteknya yang seperti kipas tangan. si preman ini menangkis dengan keteknya dan si Dagu-Man muntah-muntah karena ketek si preman ini gak pernah di cuci 5 tahun yang lalu.

'MAMPUS LO!! HAHAHA' kata si preman ini sambil mencolekan tangan kirinya ke ketek kanannya dan mencoba untuk mengoleskan ke hidung si Dagu-Man yang terbaring lemas dengan muka pucat gara-gara gak bisa nahan bau si ketek preman ini.
'Rasakan COLEKAN MAUT GUE NIH!!! HAHAHAH MANTAP!!' kata si preman ini. dan gak ada angin gak ada kentut. tiba-tiba aja si Dagu-Man bercahaya. Dagunya memanjang dan berkilauan. si Preman tidak tahan dengan silaunya sehingga si Dagu-Man langsung menyerang dengan kekuatan HYPER DAGUNYA itu. 'CIYAAAAAAAAAT!!! RASAIN NIH GIBASAN HYPER DAGU GUE!!!'
JBRET!! JBRET!! AHAY!! begitulah bunyinya. si Preman terpental jauh ke arab (sekalian tobat) dan tidak bisa kembali lagi. akhirnya, si Dagu-Man menang. dan preman-preman gang sini pun tunduk dengan dia.

TAMAT.

Share
Tweet
Pin
Share
8 komentar
Waktu gue Masih SD, banyak yang gue takuti. Misalnya, kuntil anak, pocong dan papah selingkuh. Oke, yang terakhir itu bercanda. Gue gak mau jadi anak durhaka. Gue gak mau di masukin ke dalem kuah mpek-mpek. Terus gara-gara ketakutan dengan hal-hal itu. Ketika gue ke warung malem-malem aja, gak berani. Padahal jarak warung sama rumah cuman 500 ribu langkah kaki babi. Iyah, babi ngesot. Babi yang salah pergaulan. Babi yang melakukan seks bebas dengan suster ngesot gara-gara kehilafannya. Gue juga bingung, kenapa suster ngesot mau aja ditidurin sama seekor babi?? Apakah babinya ini adalah cut pat kai??  Jadi, si suster ngesot ini jadi terhipnotis akan rayuannya?? Entahlah...

Btw, kok gue jadi ngomongin hubungan mereka yah?? Bodo amat deh.
Tapi, sebenernya ada yang lebih menyeram kan daripada pocong sama suster ngesot salah pergaulan. Yaitu, potong titit alias Sunat. Bagi anak SD, potong titit adalah hal yang paling menyeramkan. Mendengarkan kalimat "kamu sunat kapan??" Dari orang dan temen-temen bikin bulu kutil gue merinding. Setiap kali orang yang menanyakan itu ke gue. Gue cuman bisa jawab "gak tau, gue gak mau disunat. Sakit. Pake gunting kan, sunatnya?? Kalau pake gunting, biar gue aja yang gunting sendiri." Jawab gue wktu itu, masih polos. Terus temen gue bales lagi "tapi, kalau kamu sunatnya lama. Titit kamu disunat pake kampak tau..." Kata temen gue. Mulutnya sambil monyon-monyong kayak anjing laut kena stroke. Gue pun cuman bengong kayak babi kesurupan. Setelah mendengarkan ocehan dan dorongan temen-temen pedofil gue. Akhirnya gue kelas 3SD sunat.

Awalnya gue takut. akhirnya gue coba bertanya-tanya sama bokap gue. "Pak, kalau sunat sakit gak sih??" Tanya gue. Lembut. Terus bokap gue bales "kayak digigit semut, kok." terus, gue berfikir. Gilak!! Kayak digigit semut!! Gue aja digigit semut item yang bisa terbang aja nangis kejer-kejer!! Apalagi disunat?! Karena ketakutan itu, pas  titit gue mau dipotong. Gue selalu baca Istighfar. Siapa tau kan gue malah disunat sama jin. Setelah selesai dipotong tititnya. Akhirnya, gue seneng. Gue pun melihat ke aran titit gue yang bentuknya cukup bagus yang dibungkusi oleh sarung. Gara-gara itu, sekarang gue jalan jadi ngangkang. Gue berasa jadi siluman kepiting.

Setelah sampai di rumah. Banyak orang berkerdatangan ke rumah gue. Yang ingin melihat titit gue yang baru. Gue merasa bangga dengan diri gue sendiri karena mempunyai titit yang baru. Orang-orang satu demi satu berdatangan dan ngasihin amplop dan mainan kepada gue. Gue seneng banget.
Tapi, beberapa menit kemudian. Kesenengan itu berubah jadi jeritan nenek kesurupan.

Baal gue abis. Gue jerit-jerit menahan sakit akibat berontaknya titit gue ini. Gue merasa, titit gue ada yang merasupi. Hingga titit gue jadi sakit begini. Gue waktu itu cuman teriak dan kejer. Sambil mina tolong ke bokap gue suruh kipasin titit gue yang sakit dan kepanasan. Namun, setelah beberapa bulan kemudian. Akhirnya titit ini mulai sembuh. Yang tadinya gue jalan ngangkang sekarang udah kembali normal. Akhirnya, ketakutan di sunat pun mulai pudar. Takut melihat pocong dan kuntil anak sedikit memudar. Dan akhirnya... Gue menjadi cowok sejati. Cowok yang tidak takut hal itu lagi.

Tapi, sekarang, ketika gue sudah kuliah. Gue masih merasakan ketakutan. Yaitu, takut patah hati. Semoga saja ketakutan tentang ini akan segera hilang. Semoga saja.
Share
Tweet
Pin
Share
11 komentar
Hari  yang di tunggu-tunggu ini telah tiba. Mungkin, dari kalangan semua mahasiswa dan mahasiswi di seluruh Indonesia pasti mewanti-wanti hari ini. Yeh!! Hari libur. Hari di mana Kita membantai UAS satu per satu yang membuat otak kita mencret dan mengalami stroke ringan telah selesai. Hari di mana kita untuk ber-refreshing dan mencari ketenangan hidup dateng juga. Yeh!!  Wooooo....

Setelah seminggu membantai satu per satu UAS dan sedikit mengalami pendarahan otak ketika mengerjakan soal English for IT dengan 140 soal biadab itu. Akhirnya terbasmi sudah. Tapi, di balik kesenenangan ini ada kekecewan yang sangat amat mendalam. Ternyata, walaupun gue libur masuk ampe tanggal 9 februari, gue masih sedih. Gue bingung dan sedih kalau udah liburan panjang gini. Sebagai mahasiswa, gue bingung mau liburan ke mana. Pengen ke pantai tapi, gak punya duit. Mau nongkrong di cafe (kayak anak gaul zaman sekarang gitu) gak punya duit. Pengen nonton di bioskop, gak ada temen sama gak punya duit.

Seakan-akan, kebahagiaan atau kesenengan yang kita ingin kan, sekarang harus pake duit. Kayak pepatah di negeri seberang yang berbunyi "tak ada uang, abang melayang" memang gak nyambung. Hufftt... Biasanya ketika liburan dulu, pas masih sekolah. Biasanya gue main ke rumah temen. Kadang kita kumpul, bikin project absurd. Sekarang, semenjak kita lulus, semuanya berubah. Gak sama kayak dulu. Udah gak asik lagi kalau udah dapet liburan panjang kayak gini. Seakan-akan gue pengin cepet-cepet masuk kuliah biar ( dapet uang jajan dan) ngobrol bareng temen.

Hufftt.... 
Waktu cepet sekali berputar dan menguras kebahagiaan bersama temen dulu. Seandainya gue punya mesin waktu kayak di Doraemon itu. Mungkin, gue mau balik ke masa-masa sekolah di SMA dulu. Membuat kebahagiaan bersama temen lama.

Hufft...
Seandainya hidup ini seperti anime Doraemon yah....
Jadi, apa yang kalian penginin kalau di dunia ini seperti anime Doraemon???
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Rambutnya yang panjang bergelombang, matanya bulat proposional sambil tersenyum dengan bibirnya yang tipis dan berkata, ‘Kita bakalan gini terus, kan?’ katanya, sambil menatap gue dengan senyumannya yang seperti musim semi yang tercampur dua buah lubang yang manis di pipinya itu. ‘Aku gak tau.’ jawab gue. Sambil menatapnya tajam. Kita pun duduk dipesisiran pantai menunggu langit senja berubah menjadi gelap. Dan diiringi oleh bisiknya ombak. Kita pun saling menatap muka, memejamkan mata kita berdua dan mendekatkan muka kita secara perlahan. Secara perlahan bibir kita pun hampir menempel satu sama lain. Dan akhirnya…..

Gedubrak!!!
‘Sakit banget, kampret.’ sewot gue. Dan ternyata tadi cuman mimpi. Gue pun langsung bangun dari lantai dan melihat ke arah jam yang sudah menunjukan pukul 06.40 pagi dengan muka kusuh, rambut yang acak-acakan seperti sarang tawon. Gue pun langsung bergegas ke kamar mandi lalu… cuci muka. Yah, kebiasaan seperti inilah jika gue sedang terburu-buru. Mandi pun gue tinggalkan demi tidak telatnya ke sekolah. Gue pun langsung masuk ke kamar mengoleskan deodoran ke arah ketiak gue yang gondrong ini. Setelah itu, gue pun langsung ke arah dapur dan memakan sarapan yang sudah di hidangkan oleh Nyokap gue. Yah nasi uduk. Sarapan yang sangat lezat yang pernah ada.

Setelah itu, gue pun langsung pergi ke sekolah, di SMAN 70 dengan Bajaj yang lewat depan rumah gue. Di Cikatomas, Jakarta Selatan. Setelah sampai, ternyata gerbang sekolah mau di tutup. Merasa beruntung, akhirnya gue diperbolehkan masuk dengan memasang muka nanar seperti gembel. Gue pun langsung menuju kelas gue yang berada di lantai 2. Setelah sampai depan kelas dengan engap-engapan, gue pun langsung masuk dan tiba-tiba suara itu…

            ‘Telat lagi? Udah mau lulus SMA juga masih telat aja.’ Kata Rani. Sambil tersenyum ke arah gue. Dua buah lubang pipinya itu menambah senyumannya menjadi lebih manis. Gue takut diabetes kalau terlalu lama menatapnya. Oh yah, Rani ini adalah pacar gue sejak dia pindah ke sekolah ini kelas 11. Dia ini pindahan dari Semarang, karena Bokapnya yang pindah kerja ke Jakarta. Kita jadian seperti sinetron-sinetron yang di tanyangkan di telavisi. Di saat gue sedang di kantin sekolah dan gak sengaja nabrak dia yang sedang membawa buku ditangannya. Setelah membantu mengambil bukunya yang jatuh. Gue pun langsung mengucapkan ‘Nama gue Rian, maaf gue meleng.’ Sapa gue. Sambil tersenyum salah tingkah. ‘Gapapa kok. Gue juga meleng soalnya. Nama gue Rani Ayu Ningsih. Panggi aja Rani.’ Balasnya sambil tersenyum dengan bibirnya yang tipis itu. Dari perkenalan yang keren ini dan beberapa minggu kemudian kita pun jadian. Dan setelah kenaikan kelas 12. Gue gak menyangka. Gue bisa sekelas dan juga sebangku sama dia.

            ‘Hehehe.. habis mimpi indah. Jadi tidurnya kelepasan deh.’ Bales gue dengan lidah melet-melet kayak Anjing Laut kena stroke ringan. Beberapa jam kemudian pelajaran telah usai dan berganti dengan jam istirahat. Kita berdua pun ke kantin. Memesan ayam dan teh botol. Yah, hampir setiap pergi ke kantin kita selalu memesan menu ini. Entah karena makannya mengandung sedikit ganja atau apa yang membuat kita selalu tertarik untuk memesan dan memakannya. Terkadang, gue susah fokus kalau makan bareng Rani. Melihat raut wajahnya yang seperti senja di tepi pantai itu. Selalu membuat gue sejuk.

            ‘Kamu lulus nanti mau kuliah di mana??’ tanya gue. Membuka topik pembicaraan sambil melahap paha ayam dengan mulut kepenuhan.

            ‘Kamu habisin makan kamu, nanti aku jawab.’ Balesnya sambil tersenyum. Sempat-sempatnya dia tersenyum pas lagi makan. Kadang, gue selalu berfikir. Ada apa di dalam otaknya yang setiap mengobrol selalu di akhiri senyuman manis itu. Bisa-bisa gue mati kena diabetes.

            ‘Siap bos!!’ bales gue. Singkat. Dalam hati gue ini, gue sangat beruntung bisa mendapatkan mahluk ciptaan Tuhan yang seperti ini manisnya. Gue merasa bahagia sekali walaupun dalam situasi sesederhana ini. Mungkin inilah yang dinamakan orang yang jatuh cinta. Orang yang jatuh cinta tidak mengenal tempat atau situasi apapun. Yang mereka rasakan adalah “Aku Bahagia Bila Dekatmu”. Dan orang yang jatuh cinta sering di anggap orang norak oleh orang yang dengan sisi pandangnya yang belum pernah merasakan namanya jatuh cinta. Ketahuilah, orang yang sedang jatuh cinta tidak pernah peduli dengan apa yang dikatakan oleh orang lain. Yang terpenting adalah “Aku Merasa Senang Dan Aku Merasa Bahagia, Bila Bersamanya.”

            ‘Yah liat nanti aja, kalau aku sama kamu lulus tes SBMPTN’ jawabnya sambil tersenyum.

            ‘Okeh, sayang.’
Setelah kenyang, kita pun pergi ke dalam kelas lagi. Menurut gue, orang yang mempunyai kekasih satu kelas itu seperti orang gila. Tiap hari senyum-senyum sendiri ngeliat pacar kita yang lagi serius nangkep materi ketika guru sedang menerangkan pelajaran. Serasa tidak ada kendala dalam kelas. Gak seperti jomblo-jomblo itu ketika di dalam kelas. Selalu mengantuk dan melihat jam dinding kapan waktunya untuk pulang. Bagi mereka, orang yang pacaran satu kelas. Jika mereka pulang sekolah, rasanya seperti berat untuk meninggalkannya. Selalu kangen bawaannya.




To be continue…
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
makin tahun ke tahun, makin berubah dan juga makin susah buat dimengerti. setiap tahun pasti kita akan mengalami perubahan. dari sperma masuk ke ovum berubah jadi zigot. setelah membendung di dalam kandungan Ibu selama 9 bulan, akhirnya  lahir ke dunia, berubah lagi jadi bayi. setelah berubah jadi bayi kita akan berubah jadi anak-anak dan lalu, berubah menjadi remaja.

begitu juga dengan pelajaran. tahun ke tahun pasti akan berubah. seperti matematika. waktu kelas 1 SD - 6 SD masih gampang. kelas 7 SMP - 9 SMP, cukup sulit. 10 SMA - 12 SMA sulit. Kuliah Semester 1-8 makin sulit banget, bangke!! pas SD kita ngerjain 1+1 masih bisa pake diitung sama jari. nah, pas kuliah 1+1 jadi makin susah!! kenapa gue bilang susah?? karena ngitungnya pake aljabar linear coy!! pas awal pertama gue masuk kuliah dan pertama kalinya belajar aljabar linear ini gue anggep gampang. karena materinya masih bersangkut paut sama pelajaran di SMA dulu. pas gue udah mulai nih mata kuliah 5 menit pertama gue anggep biasa aja. 10 menit kemudian gue bengong sampe 60 menit kemudian gue mengalami kelumpuhan otak. karena terlalu dipaksain masuk ke dalem otak gue. bener banget yah. kalau hidup selalu dipaksain bakalan jadi ribet.

terus, makin tahun ke tahun tadinya kita belajar sama guru berubah diajar sama dosen. kadang, pas kita mengalami perubahan kayak gini, kita butuh waktu untuk adaptasi. kayak pas kita putus sama pacar. kita butuh waktu luang untuk beradaptasi dari galau menuju move on.

Huffttt... semakin tahun ke tahun umur gue udah 19 tahun ke ... ah males ah ngomongnya. terus makin tahun ke tahun dunia ini udah mulai banyak berubah. temen-temen juga banyak berubah, orangtua kita juga udah banyak berubah. dari yang jagain kita, nanti bakal kita yang jagain orangtua kita nanti.

Huffft... ternyata, hidup kita udah banyak perubahan, yah?? sama kayak Tema di buku (yang lagi masih dalam pengetikan) ini. semoga, dari banyak perubahan ini, kita bakalan dapet pembelajaran dari masa lalu kita, agar menjadi orang yang bener-bener berguna.


Share
Tweet
Pin
Share
3 komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me

You can call me wandi.

My Page Views

Follow Me On

  • Behance
  • Facebook
  • Instagram

My Visitors

Blog Archive

  • ►  2018 (8)
    • ►  April 2018 (2)
    • ►  Maret 2018 (1)
    • ►  Februari 2018 (1)
    • ►  Januari 2018 (4)
  • ►  2017 (41)
    • ►  Desember 2017 (5)
    • ►  November 2017 (5)
    • ►  Oktober 2017 (4)
    • ►  September 2017 (2)
    • ►  Agustus 2017 (4)
    • ►  Juli 2017 (3)
    • ►  Juni 2017 (3)
    • ►  Mei 2017 (4)
    • ►  April 2017 (3)
    • ►  Maret 2017 (3)
    • ►  Februari 2017 (1)
    • ►  Januari 2017 (4)
  • ►  2016 (13)
    • ►  Desember 2016 (3)
    • ►  November 2016 (1)
    • ►  Oktober 2016 (2)
    • ►  Juni 2016 (3)
    • ►  April 2016 (1)
    • ►  Maret 2016 (1)
    • ►  Februari 2016 (2)
  • ▼  2015 (30)
    • ▼  November 2015 (8)
      • RIyanti. (CERBUNG)
      • Keresahan Yang Di Alami Anak Design Interior
      • Perkenalalalakan, AUTRHORR baru di blog ini.
      • Jadi Blogger Itu Asik!!
      • Keenan Said: Galau, Sitting, Talking, and Do It No...
      • One Punch-Man: Anime Yang Lagi Booming
      • Jangan Pernah Memakan Makanan Ini
      • Rare: Wisata Kawah Putih (KW) Di Cigaru
    • ►  Oktober 2015 (3)
      • Bualan Belaka
      • Apakah Kata "ANJING" Itu Kasar??
      • Naik-Naik... Anjlok
    • ►  September 2015 (2)
      • Bingung
      • Empat
    • ►  Agustus 2015 (2)
      • Lebih Sakit Daripada Patah Hati
      • Review: Smabble.com
    • ►  Juli 2015 (8)
      • Ciri-ciri Pacar Kamu Gak Sayang Sama Kamu
      • Generasi Kesepian
      • Apa Itu Bersyukur??
      • Rahasia Menulis Kreatif
      • Tolong!! Lepaskan Adik Gue!!
      • 5th Anniversary Bersamanya.
      • Tips Melihat Bulan Lebih Dekat
      • Pas Ramadhan VS Bulan-bulan biasa
    • ►  Februari 2015 (1)
      • Jangan Merayakan Valentine, Yah. Mending Coklatnya...
    • ►  Januari 2015 (6)
      • Hapuslah Aku
      • Si Dagu-Man (Super hero pengusir kejahatan)
      • Balada Potong Titit
      • Huffftt....
      • Cinta Di Ujung Senja
      • Perubahan di Tahun 2015
  • ►  2014 (61)
    • ►  Desember 2014 (3)
    • ►  November 2014 (6)
    • ►  September 2014 (17)
    • ►  Agustus 2014 (6)
    • ►  Juli 2014 (3)
    • ►  Juni 2014 (11)
    • ►  Mei 2014 (3)
    • ►  April 2014 (3)
    • ►  Februari 2014 (3)
    • ►  Januari 2014 (6)
  • ►  2013 (11)
    • ►  Desember 2013 (1)
    • ►  Oktober 2013 (2)
    • ►  September 2013 (2)
    • ►  Agustus 2013 (3)
    • ►  Juni 2013 (1)
    • ►  April 2013 (1)
    • ►  Januari 2013 (1)

Komunitas Warung Blogger

Created with by ThemeXpose | Copyright © Riwandi 2020